Menghadap Tuhan suatu saat kelak

Seorang Pendeta berkhotbah dengan berapi-api dan mengatakan, “Setiap orang dalam jemaat ini pasti akan meninggal dunia dan menghadap Tuhan suatu saat kelak.”
Seseorang yang duduk agak depan mulai tertawa dan tertawa. Dengan muka merah karena marah, si Pendeta menunjuk orang tersebut dan bertanya, “Saudaraku, apanya yang lucu jika aku mengatakan setiap orang dalam jemaat ini pasti akan meninggal dan menghadap Tuhan suatu saat kelak.” Orang tsb menjawab sembari terus tertawa, “Untunglah aku bukan jemaat gereja ini”

Sorry, comments are closed for this item.